Bagi keluarga yang ingin memahami akses ke Sekolah Rakyat, mekanisme penerimaan menjadi informasi mendasar. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan calon siswa dijangkau berdasarkan kriteria keluarga, bukan melalui pendaftaran umum.

Dalam keterangan di Sumedang pada 1 Oktober 2026 yang dilaporkan ANTARA, sasaran mencakup keluarga dalam desil 1 dan 2. Kondisi calon penerima kemudian diperiksa agar sesuai dengan kriteria program.

“Yang ada adalah penjangkauan,” kata Saifullah Yusuf. Pendamping PKH dan pendamping sosial terlibat bersama dukungan BPS serta dinas terkait. Setelah persyaratan terpenuhi, calon siswa diusulkan oleh kepala daerah.

Penjelasan ini penting agar warga tidak menyamakan Sekolah Rakyat dengan sistem penerimaan sekolah yang membuka formulir bagi semua pendaftar. Penetapan peserta bergantung pada proses verifikasi sasaran.

Bagi keluarga, kejelasan proses sama pentingnya dengan keberadaan sekolah. Informasi apa yang paling dibutuhkan warga di daerah Anda untuk memahami program pendidikan seperti ini?

Berita lain di rubrik Warga